Menampilkan 5 Hasil
Blog

Masa Pandemi, Perkawinan Dini Meningkat di Kabupaten Ponorogo

Selama masa pandemi yang mengharuskan sekolah belajar dari rumah ternyata disalahgunakan oleh beberapa murid. Akibatnya banyak diantara mereka yang salah pergaulan hingga menyebabkan kehamilan. Anak-anak yang hamil ini lalu dinikahkan dengan meminta dispensasi kawin (diska) ke Pengadilan Agama Ponorogo. Setidaknya selama kurun waktu hampir 1 tahun hingga Oktober 2020, terdapat 202 anak yang mengajukan permohonan …

Artikel

Mendorong Peran Hakim Dalam Mencegah Perkawinan Anak

Masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Indonesia untuk Penghentian Anak  tahun lalu berhasil mendorong menaikkan batas usia menikah dalam Undang-Undang (UU) Perkawinan dari 16 tahun untuk anak perempuan menjadi 19 tahun, sama dengan batas usia menikah bagi anak laki-laki. Sayangnya, aturan di Indonesia masih memungkinkan pengadilan mengeluarkan dispensasi kawin bagi anak. Ini bisa memukul mundur perjuangan melindungi …

Artikel

Pandemi Berkepanjangan, Perkawinan Anak Makin Meningkat

Pernikahan usia anak menjadi salah satu problem besar bagi bangsa Indonesia. Masih dalam suasana memperingati hari anak nasional seakan ternodai dengan persoalan pelik ini, bahkan kasus perkawinan usia anak cenderung meningkat seiring masa pandemi covid-19 yang seakan tiada akhir. Padahal peraturanya sudah jelas, sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang …

Audio

Diskusi Santai Mencegah Perkawinan Anak

Dalam audio ini rekan-rekan bisa mendengar dan menyimak diskusi santai yang disiarkan oleh salah satu radio swasta di kabupaten Bojonegoro bersama Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KP2AB).

Blog

Pembangunan Anak Muda dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Anak

Penyebaran informasi tentang risiko pernikahan usia anak sepertinya sudah sering kita temui di berbagai media. Namun hal tersebut seakan tidak dihiraukan oleh sebagian masyarakat yang hingga kini masih ada saja yang tetap melakukannya bahkan dengan bangga menyebarkannya melalui media sosial. Menurut data Susenas, BPS (2008-2017) 1 dari 9 (11%) perempuan 20 – 24 tahun menikah …