Berdasarkan pemetaan Kementerian Kesehatan RI, setidaknya ada 4 faktor yang memengaruhi kesehatan reproduksi, yaitu faktor demografis-ekonomi, budaya dan lingkungan, psikologis, dan biologis.
1. Faktor Demografis-Ekonomi
Tingkat pendidikan dan kesejahteraan, ikut memengaruhi pemahaman tentang perkembangan seksual serta proses reproduksi. Sementara itu, faktor demografis pun berdampak pada akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi.
2. Faktor Budaya dan Lingkungan
Kepercayaan, persepsi masyarakat, dan lokasi tempat tinggal, bisa membawa dampak pada pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi. Sebab, masih ada pandangan “banyak anak banyak rezeki” di kalangan masyarakat Indonesia, tanpa disertai dengan pengetahuan memadai tentang kesehatan reproduksi.
3. Faktor Psikologis
Ternyata, rendahnya rasa percaya diri, bisa berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi. Selain itu, adanya akibat kekerasan pun, akan memengaruhi kesehatan reproduksi.
4. Faktor Biologis
Dalam hal ini, yang dimaksud faktor biologis antara lain kecacatan organ reproduksi, gizi buruk, anemia, dan radang panggul. Faktor ini terutama berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi wanita.
