Kekerasan Seksual

Jenis-Jenis Perilaku Kekerasan Seksual

Berdasarkan jenisnya, kekerasan dapat digolongkan menjadi kekerasan seksual yang bisa dilakukan secara:

  • Verbal.
  • Nonfisik.
  • Fisik.
  • Daring atau melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Mengutip Kementerian, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, selain pemerkosaan, contoh kekerasan seksual dapat meliputi:

  • Berperilaku atau mengutarakan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan penampilan fisik, tubuh, ataupun identitas gender orang lain. (Misal: lelucon seksis, siulan, dan memandang bagian tubuh orang lain dengan cara atau tujuan yang tidak sopan).
  • Menyentuh, mengusap, meraba, memegang, dan menggosokkan bagian tubuh pada area pribadi seseorang tanpa persetujuan.
  • Mengirimkan lelucon, foto, video, audio, atau materi lainnya yang bernuansa seksual tanpa persetujuan penerimanya dan meskipun penerima materi sudah menegur pelaku.
  • Menguntit, mengambil, dan menyebarkan informasi pribadi, termasuk gambar seseorang tanpa persetujuan orang tersebut.
  • Memberi hukuman atau perintah yang bernuansa seksual kepada orang lain.
  • Mengintip orang yang sedang mengenakan pakaian.
  • Membuka pakaian seseorang tanpa izin orang tersebut.
  • Membujuk, menjanjikan, menawarkan sesuatu, atau mengancam seseorang untuk melakukan transaksi kegiatan seksual yang sudah tidak disetujui oleh orang tersebut.
  • Memaksakan orang lain untuk melakukan aktivitas seksual atau melakukan percobaan pemerkosaan.
  • Melakukan perbuatan lainnya yang merendahkan, menghina, melecehkan, atau menyerang tubuh, dan fungsi reproduksi seseorang orang. Terutama karena ketimpangan relasi, kuasa dan/atau gender, yang berakibat pada penderitaan psikis dan/atau fisik. Termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilangnya kesempatan melaksanakan pendidikan dengan aman dan optimal.

Pin It on Pinterest