Daftar Pertanyaan dan Jawaban

tanya kekerasan

  • Dalam beberapa kasus, adanya dorongan untuk bunuh diri
  • Trauma Secara Seksual
  • Gangguan Fungsi Reproduksi
  • Perilaku Cenderung Berubah
  • Dampak Psikologis
  • Luka Secara Fisik
  • Stigma dari Masyarakat
  • Kehamilan tidak Diinginkan
Category: tanya kekerasan

Kekerasan yang langsung ditujukan terhadap seorang perempuan karena dia adalah perempuan, atau hal-hal yang memberi akibat pada perempuan secara tidak proporsional (adanya ketimpangan). Hal tersebut termasuk tindakan-tindakan yang mengakibatkan kerugian atau penderitaan fisik, mental dan seksual atau ancaman-ancaman, paksaan dan perampasan kebebasan lainnya. 

Category: tanya kekerasan

“Setiap tindakan yang berakibat kesengsaraan atau penderitaan pada perempuan secara fisik, seksual, psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik yang terjadi di depan umum atau dalam lingkungan kehidupan pribadi.”

Difinisi Kekerasan pada Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan:

Istilah KTPAP digunakan untuk menggambarkan serangkaian penganiayaan yang dilakukan kepada perempuan dan anak perempuan yang berakar pada ketidaksetaraan gender dan subordinasi perempuan di dalam masyarakat terhadap laki-laki.

Status dan identitas perempuan (berdasarkan kelas, ras, etnis, agama, usia, seksualitas dan status kewarganegaraan) turut menjadi faktor yang meningkatkan kerentanan mereka terhadap kekerasan.

Category: tanya kekerasan
  1. Perkosaan 
  2. Intimidasi seksual
  3. Pelecehan seksual 
  4. Eksploitasi seksual 
  5. Perdagangan perempuan untuk tujuan seksual
  6. Prostitusi paksa 
  7. Perbudakan seksual 
  8. Pemaksaan perkawinan 
  9. Pemaksaan kehamilan
  10. Pemaksaan aborsi
  11. Pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi
  12. Penyiksaan seksual
  13. Penghukuman tidak manusiawi dan bernuansa seksual 
  14. Praktek tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan, dan 
  15. Kontrol seksual
Category: tanya kekerasan
  1. Kekerasan Fisik:
    Memukul, menampar, mencekik, menendang, melempar barang ke tubuh korban, menginjak, melukai dengan tangan kosong atau/senjata, hingga membunuh.
  2. Kekerasan Psikologis:
    Mengintimidasi, berteriak-teriak, menyumpah, mengancam, merendahkan, mengatur, mengengkang, melecehkan, menguntit dan memata-matai, tindakan-tindakan lain yang menimbulkan rasa takut (termasuk yang diarahkan ke orang-orang dekat korban, misalnya keluarga, anak, suami, teman dekat, dll)
  3. Kekerasan Ekonomi:
    Merampas uang korban, menahan atau tidak memberikan pemenuhan kebutuhan financial korban, mengendalikan dan mengawasi pengeluaran uang sampai sekecil-kecilnya, tindakan dimaksudkan untuk dapat mengendalikan tindakan korban, membiarkan istri bekerja untuk dieksploitasi.
  4. Kekerasan Spiritual:
    Merendahkan keyakinan dan kepercayaan korban, memaksa korban untuk meyakini hal-hal yang tidak diyakininya, memaksa korban mempraktekkan ritual dan keyakinan tertentu.
  5. Kekerasan Seksual:
    Mengarah keajakan/desakan seksual seperti menyentuh, meraba, mencium;Memaksa korban menonton pornografi, gurauan-gurauan seksual yang tidak dikehendaki;Memaksa berhubungan seks dengan maupun tanpa kekerasan fisik;Memaksa aktivitas seksual yang tidak disukai.
  6. Kekerasan Cyber:
    Tindakan yang menggambarkan bagaimana orang yang terus-menerus mengejar orang lain secara online dengan maksud menakut-nakuti atau mempermalukan korban
Category: tanya kekerasan

tanya kespro

Kata gender berasal dari bahasa latin, yaitu ”genius”, berarti tipe atau jenis.

Gender adalah pembedaan status, peran dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan nilai budaya yang berlaku.

Konstruksi gender dipengaruhi berbagai faktor, yaitu budaya, agama, sosial, politik, hukum, pendidikan, media, seni, dan lain sebagainya.

Gender bisa berubah sesuai konteks waktu, tempat dan budaya karena gender merupakan hasil konstruksi sosial.

Gender bukan Kodrat!
Kodrat memiliki makna sesuatu yang tetap. Gender adalah hal yang bisa dipelajari dan diubah.

Pada umumnya, masyarakat masih melakukan pembedaan peran sosial berdasarkan jenis kelamin, yang tidak disadari memiliki dampak kurang menguntungkan bagi seseorang baik perempuan maupun laki-laki.

Category: tanya kespro

Load More

Pin It on Pinterest