Daftar Pertanyaan dan Jawaban

tanya kekerasan

  1. Perkosaan 
  2. Intimidasi seksual
  3. Pelecehan seksual 
  4. Eksploitasi seksual 
  5. Perdagangan perempuan untuk tujuan seksual
  6. Prostitusi paksa 
  7. Perbudakan seksual 
  8. Pemaksaan perkawinan 
  9. Pemaksaan kehamilan
  10. Pemaksaan aborsi
  11. Pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi
  12. Penyiksaan seksual
  13. Penghukuman tidak manusiawi dan bernuansa seksual 
  14. Praktek tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan, dan 
  15. Kontrol seksual
Category: tanya kekerasan

tanya kespro

Kita adalah manusia yang bisa berfikir, mengambil keputusan dan bebas memilih yang kita suka dan menolak yang tidak kita sukai. Manusia juga mahluk sosial yang bebas berinteraksi dengan orang lain, namun kebebasan interaksi ini ada batasannya, yaitu kebebasan orang lain, Oleh karena itu dalam berinterkasi dengan orang lain kita harus memastikan adanya consent atau persetujuan untuk memastikan kita tidak melanggar kebebasan atau hak orang lain.

Manusia juga mahluk seksual, dimana naluri dan hasrat seksual merupakan sesuatu yang melekat (kodrati) baik pada laki-laki maupun perempuan. Dalam konteks ini juga penting adanya consent agar interaksi seksual tidak merugikan salah satu pihak atau bahkan orang lain.

Consent bukan saja sebuah penyataan sikap setuju namun juga sikap tidak setuju terlibat dalam kegiatan seksual. Consent harus diberikan secara sukarela, artinya tidak dipaksakan atau tidak dengan menggunakan manipulasi.

Kita mungkin bisa mengalami situasi dimana dalam suatu hubungan ketika kita harus mengatakan ‘tidak‘, terutama ketika diminta untuk bertindak melawan nilai-nilai atau moral kita. Meskipun terkadang sulit, ini bisa bermanfaat bagi kesehatan mental dan hubungan Anda sendiri.

Consent itu penting karena tanpanya, orang-orang bisa saja melakukan tindak kekerasan atau kriminal ketika melakukan kegiatan seksual dan korbannya bisa menderita trauma fisik/emosional yang parah sebagai akibat tindakan tersebut.

Category: tanya kespro

Idealnya, semua kehamilan terjadi karena diinginkan dan direncanakan oleh calon ayah dan ibu. Namun pada kenyataanya banyak kehamilan terjadi tanpa diinginkan atau direncanakan atau biasa disebut KTD.

BIasanya KTD dikarenakan:

  • Ibu menderita penyakit yang membahayakan dirinya dan perkembangan janin (mengancam kesehatan atau nyawa si Ibu atau bayi yang dikandung)
  • Korban pemerkosaan atau incest
  • Kegagalan kontrasepsi
  • Bayi diindikasi akan lahir cacat
  • Indikasi psikologis, seperti tekanan batin (depresi) berat, terjadi kekerasan seksual terhadap perempuan, ketidaksiapan ekonomi (kemiskinan), pasangan yang tidak bertanggung jawab, dan sebagainya.
  • Minimnya informasi Kespro. Membuat seorang perempuan dan pasangannya tidak memahami proses kehamilan atau tidak mampu menyiapkan sarana agar janin berkembang baik selama kehamilan.
Category: tanya kespro

Kontrasepsi berasal dari kata “kontra” yang berarti mencegah/ menghalangi dan “konsepsi” yang berarti pembuahan atau pertemuan antara sel telur dengan sperma.

Jadi kontrasepsi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur degan sperma. Kontrasepsi dapat menggunakan berbagai macam cara, baik dengan menggunakan hormonal, alat, ataupun melalui prosedur oprasi.

Tingkat efektivitas dari kontrasepsi tergantung dari usia, frekuensi hubungan seksual dan yang terutama apakah menggunakan kontrasepsi tersebut secara benar. Banyak metode kontrasepsi memberikan efektivitas 99 %, jika digunakan secara tepat.

Terdapat banyak pilihan alat-alat kontrasepsi yang bisa digunakan baik oleh laki-laki maupun perempuan dalam upaya mewujudkan perencanaan keluarga.

Alat kontrasepsi bagi pria pada dasarnya sangat terbatas. Metode dan alat dimaksud adalah coitus intruptus (senggama terputus, atau menarik penis keluar sebelum memancarkan sperma), kondom, dan vasektomi (pengikatan/ pemotongan saluran sperma) yang sifatnya lebih permanen.

Sementara itu, jumlah alat kontrasepsi untuk perempuan sangat beragam, antara lain pil KB, suntikan KB, kondom/ diafragma, spiral/ IUD, jelly, tisu KB, susuk/ norplant, sampai tubektomi.

Category: tanya kespro

Seks adalah perbedaan jenis kelamin yang dibawa sejak lahir. Seks membedakan perempuan dan laki-laki berdasarkan organ reproduksi yang merupakan ciptaan Tuhan dan tidak dapat dipertukarkan. Misalnya perempuan memiliki indung telur dan laki-laki memiliki sperma.

Gender adalah pembedaan peran berdasarkan fungsi, status dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan sosial. Pembagian peran antara perempuan dan lakilaki bisa dipertukarkan. Contoh di rumah tangga; mencuci, masak, momong, menyapu juga bisa dilakukan oleh laki-laki. Sementara contoh di ruang publik; kepala sekolah/madrasah, kepala desa, ketua RT/RW juga bisa dijabat oleh perempuan. Ketua OSIS, ketua Karang Taruna atau organisasi yang selama ini identik dengan laki-laki juga bisa dilakukan oleh perempuan.

Jadi arti seks dan gender TIDAK SAMA!

Category: tanya kespro

Kesehatan seksual itu didefinisikan sebagai keadaan sejahtera secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata terbebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan seksualitas. Itu artinya, kesehatan seksual memerlukan penghargaan terhadap seksualitas seseorang, termasuk dalam hal merasakan kenikmatan seksual dan hubungan seks yang aman tanpa paksaan dan kekerasan.

Jadi apabila kita sudah sehat secara seksual saat kita bisa memilih pasangan seksual sesuai yang kita inginkan, merasakan kenikmatan seksual, dan terbebas dari risiko kehamilan yang tidak direncanakan dan infeksi menular seksual, maupun dari segala paksaan dan kekerasan.

Category: tanya kespro

Dalam hal ini, pihak yang banyak dirugikan adalah pihak perempuan.

  • Tekanan psikologis (sanksi sosial)
  • Putus sekolah
  • Keretanan terjadinya gangguan pada kesehatan organ reproduksi
  • Perasaan malu hingga depresi
  • Sensitif atau mudah marah
  • Peningkatan kasus aborsi tidak aman yang mengancam kesehatan akibat terjadinya infeksi yang dapat mengakibatkan peradangan dan risiko kemungkinan terjadinya mandul bahkan kematian
Category: tanya kespro

Load More

Pin It on Pinterest