Menampilkan 27 Hasil
Artikel

Hari HAM Sedunia: Menempatkan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi sebagai Hak Dasar.

Setiap tahun, Hari Hak Asasi Manusia pada 10 Desember menjadi momen penting untuk merefleksikan betapa hak-hak dasar manusia bukanlah sesuatu yang mewah atau jauh dari keseharian kita. Untuk tahun 2025, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusung tema “Human Rights, Our Everyday Essentials” atau dalam bahasa Indonesia, “Hak Asasi Manusia, Kebutuhan Esensial Kita Sehari-hari”. Tema ini ingin mengingatkan …

Artikel

16HAKTP dan Tantangan Penanganan Kekerasan Seksual di Indonesia

Setiap tahun, dunia memperingati 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender-Based Violence), yang dimulai pada 25 November—Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan—dan berakhir pada 10 Desember, Hari Hak Asasi Manusia. Kampanye global ini, yang diprakarsai oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, mendorong aksi, dan mencegah kekerasan berbasis …

Artikel

Pelayanan Kesehatan Reproduksi bagi Laki-laki Masih Diabaikan?

Kenyataan yang ada saat ini, ketika kita berbicara seputar kesehatan reproduksi (Kespro) maka kebanyakan yang muncul Kespro pada perempuan dan tidak banyak yang mengangkat Kespro pada laki-laki, kalaupun ada kebanyakan mengangkat perbedaan aspek biologis antara perempuan dan laki-laki, dimana perbedaan biologis bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi perkembangan perilaku yang khas laki-laki atau khas perempuan. …

Artikel

Kekerasan Seksual Bisa Terjadi Dimana Saja! Termasuk di Layanan Kesehatan!

Kasus kekerasan seksual oleh tenaga kesehatan, khususnya dokter, telah menjadi masalah serius dan marak terjadi di Indonesia dan beberapa waktu yang lalu kembali terjadi.  Komnas Perempuan mencatat bahwa dari 15 kasus kekerasan seksual di fasilitas kesehatan selama 2020-2024, sekitar 9 kasus melibatkan dokter sebagai pelaku, dengan jenis kekerasan mulai dari pelecehan hingga pemerkosaan. Selain dokter, …